Rabu, 11 Maret 2015

Bank Nagari Berkembang Pesat

M Taridi
DHARMASRAYA - Bank Nagari tak pernak lelah dalam melayani setiap nasabahnya. Faktanya masyarakat cinta kepada bank daerah milik masyarakat Sumatera Barat itu, sehingga berkembang pesat.

Salah seorang tokoh masyarakat kabupaten Dharmasraya, M.Taridi mengemukakan, Bank Nagari sangat pesat pertumbuhannya. Awalnya kantor cabang bank itu hanya berada di wilayah Kecamatan Koto Baru. Namun, sekarang malah dibangun juga kantor cabang baru yang sangat representatif di Pulau Punjung.

Seiring dengan perkembangan zaman dan lajunya pertumbuhan ekonomi bank nagari tetap menjadi idola bagi masyarakat yang berada di daerah ini. Kedepannya, bank ini hendaknya dapat membawa perubahan, terutama sekali bagi kelangsungan pembangunan sebagai daerah yang baru berumur 11 tahun itu.

“Bank nagari idolanya masyarakat, sehingga berkembang pesat,” ungkap M.Taridi kepada Dharmasraya ekspres, baru-baru ini.

Sementara itu, Pimpinan Bank Nagari Cabang Pulau Punjung, Eka mengakui bahwa pembangunan gedung baru yang hampir rampung sudah menelan dana miliaran rupiah.

“Jika tidak ada aral melintang, diperkirakan dalam tahun ini, kantor tersebut bisa difungsikan,” jelasnya.

Menurutnya, hendaknya pemerintah daerah menambah setoran berupa penambahan saham kepemilikan yang sudah disetujui oleh DPRD. Informasi yang ada, Pemkab akan menambah saham sebesar Rp.5,3 miliar lagi, sebelumnya hanya Rp.19,6 miliar. Tentu dari kepemilikan sahan itu, jelas akan menambah deviden untuk pemerintah daerah. Sehingga, dapat mendongkrak anggaran APBD setiap tahun berjalan.

Kepala DPPKD Dharmasraya, Palawasita, SE, membenarkan bahwa hasil deviden dari bank nagari tahun 2013 dibayarkan pada tahun 2014. Dengan besarnya nilai jasa simpanan tambah deviden 2014 lalu berkisar Rp.10 miliar, maka uangnya langsung masuk ke kas daerah.

“Semakin banyak saham Pemda semakin besar pula nilai dari jasa simpanan dan deviden yang akan diterima oleh daerah,” sebutnya.
Anggota DPRD Dharmasraya, Amrizal Dt. Rajo Medan menyebutkan, berkembangnya Bank Nagari tak luput dari peran serta masyarakat dan pemerintah daerah. Untuk perlu juga kiranya pengembangan pinjaman UMKM yang merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk memberdayakan ekonomi yang berbasis kerakyatan.


“Selain itu, Bank Nagari sebagai salah satu bank daerah harus menjadi bank terdepan,” tandasnya.(ra)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar