SIJUNJUNG - Curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini, potensi timbulnya berbagai penyakit, seperti demam berdarah, malaria, flu dan penyakit lainnya. Karena itu, masyarakat diminta melakukan upaya pencegahan dengan meningkatkan kebersihan lingkungan, karena mencegah timbulnya penyakit lebih baik dari menanggulanginya.
Selain meningkatkan
kebersihan, hendaknya masyarakat juga mengetahui tanda-tanda terserang demam
berdarah, supaya tidak terlambat mengobatinya, kata Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Sijunjung H. Edwin Suprayogi, beberapa waktu lalu, di ruang
kerjanya.
Penyebab demam berdarah
adalah virus dengue yang menular melalui gigitan nyamuk aedes aegypti pada
siang hari dari pukul 08.00 sampai pukul 17.00 WIB, ulas Edwin.
Nyamuk tersebut
berkembangbiak di dalam dan di luar rumah pada ember, drum, tempayan, bak
mandi, tempat minum burung, vas bunga, pelepah daun, tempurung kelapa, potongan
bambu, lobang dan di berbagai tempat lainnya.
Gejalanya, demam tingi
tiba-tiba yang berlangsung dua sampai tujuh hari, nyeri otot dan persendian,
ruam-ruam pada kulit serta pembesaran hati tanpa gejala.
Cara penanganannya,
istirahat, makan dan minum dalam jumlah banyak serta bawa ke sarana kesehatan
secepat mungkin.
Upaya pencegahan, menguras
bak mandi dan tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air bersih
serta mengubur barang bekas yang dapat menampung air
hujan.
Sehat memang bukan
segalanya. Tapi tanpa sehat, segalanya tidak akan berarti apa-apa. Makanya,
sangat besar arti dan manfaatnya bila masyarakat mampu mengetahui setiap sumber
penyakit, sekaligus berupaya menghindari dan mencegahnya dengan meningkatkan
kebersihan lingkungan, jelas Edwin Suprayogi.(ist)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar