SIJUNJUNG - Memanfaatkan momentum peringatan hari jadi Kabupaten Sijunjung ke-66 tahun 2015, tokoh masyarakat H. M. Zabir berharap pemerintah daerah ini menata lingkungan dengan menciptakan tata kerja yang mampu mencegah dan memberantas korupsi.
Seiring dengan penataan
itu, hendaknya Pemda juga berupaya menjauhkan lingkungan yang ditata dari hal
yang terkait dengan sikap atau sistim yang mengarah pada perbuatan koruptif.
Sebab, sekuat apa pun niat
dan kapabilitas moral seseorang, jika berada dalam lingkungan yang tidak
mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bebas dari korupsi,
seseorang itu akan goyah.
Karena itu, lingkungan
kerja dan interaksi sosial yang bersih perlu diciptakan dengan memulai dari
diri sendiri, dari yang terkecil dan dari saat ini, kata Zabir, beberapa waktu
lalu, di Muaro Sijunjung.
Hal yang juga sangat
penting dan menentukan agar upaya mencegah dan memberantas korupsi yang
diharapkan bisa tercapai, seluruh pejabat dan pegawai Pemkab Sijunjung
melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan iman dan aqidah yang kokoh.
Artinya merasa diawasi oleh
Yang Maha Kuasa dalam setiap pekerjaan. Karena bagaimana pun, pengawasan Allah
SWT lebih melekat dari pengawasan berbagai lembaga yang ada di atas dunia
ini.
Pegawai dan pejabat adalah
orang pintar. Tapi kalau kepintaran itu tidak diiringi dengan iman dan aqidah
yang kokoh, hasil pekerjaannya buruk serta merugikan bangsa dan negara.
Lihat saja sekarang, karena
disinyalir menyalahgunakan wewenang dan anggaran serta tidak mengerjakan proyek
sesuai aturan dan ketentuan, banyak pejabat dan mantan penjabat berurusan
dengan aparat penegak hukum yang berakhir di kandang situmbin.
Selain tidak merasa diawasi
Allah SWT, oknum pejabat itu juga tidak menanamkan dalam diri bahwa setiap
tugas dan amanah yang diemban serta anggaran yang dipergunakan akan
dipertanggungjawabkan di Makamah Tuhan, sehingga terjadilah apa yang seharusnya
tidak terjadi.
“Karena itu, disamping
menata lingkungan dengan menciptakan tata kerja yang mampu mencegah dan
memberantas korupsi, pejabat dan pegawai Pemkab Sijunjung hendaknya juga menanamkan
dalam hati sanubari bahwa setiap gerak gerik kita diawasi oleh Allah SWT,
supaya setelah jabatan berakhir kita tidak diperiksa aparat penegak hukum,
tidak duduk di kursi pesakitan dan tidak menjalani masa pensiun di penjara,”
harap Zabir.(ist)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar