Jumat, 09 Januari 2015

Mobil Pengangkut BBM Meledak. BBM Diduga BBM Illegal

Terlihat mobil saat dipadamkan oleh tim BPBD.
MELEDAK - Mobil Carry Pick Up hangus terbakar. Tampak kobaran api melalap badan mobil.
DHARMASRAYA - Satu unit mobil Carry Pick Up jenis Suzuki warna hitam BA 8038 YA, hangus terbakar. Diduga mobil naas itu mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) illegal jenis premium. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wib di Jalan Poros Batu Bakawuik, tepatnya di Jorong Muaromau, Kenagarian Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kamis (8/1).
Akibat kejadian tersebut, sontak membuat geger masyarakat, dan berbondong-bondong menyaksikan tragedi itu. 

Informasi yang dihimpun Dharmasraya Ekspres di lapangan, sebelum kejadian, mobil Carry yang dikendarai Sal yang diketahui warga Kabupaten Solok Selatan itu mengisi bahan bakar di Pertamina Rika Pulau Punjung. Usai mengisi BBM dia melanjutkan perjalanan menuju bendungan Batu Bakawuik. Namun naas, baru beberapa kilo perjalanan mobil yang dikendarai Sal terbakar.

“Kami sama-sama mengisi BBM di pertamina Rika, dan sama-sama melintas di jalan yang sama. Namun saat mobil kami beriringan, terlihat percikan api di bak mobil naas itu. Dalam bak Pick Up itu tampak empat galon berisikan BBM,” cerita Ruli, kepada Dharmasraya Ekspres, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dampingi teman-temannya, Teta, Firgo, dan Depi.

Menurut mereka, melihat percikan api, tiba-tiba seorang pengendara sepeda motor yang kebetulan juga melintas di jalan itu berteriak, "ada api di belakang mobil kamu". Mendengar teriakan tersebut, sopir mobil langsung meloncat dan meninggalkan mobil.

“Saat itulah api langsung membesar dan menghanguskan mobil tersebut,” kata Firgo.

Pantauan Dharmasraya Ekspres di TKP, api berhasil dipadamkan oleh Tim Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya.

Terpisah, Kapolsek Pulau Punjung, AKP Arie Sulistyo, membenarkan peristiwa tersebut. Katanya, mobil naas itu dikendarai oleh sopir bernama Sal.
“Dari informasi masyarakat setempat, mobil carry tersebut hendak menuju bendungan batang hari (Batu Bakawuik-red) dengan membawa muatan BBM. Sebelum sampai di tempat tujuan, muatan minyak yang dibawa mobil tersebut tumpah membasahi mesin mobil. Sehingga terjadi kebakaran,” kata AKP Arie.

Menurut Kapolsek, akibat kejadian itu, kerugian di tafsir senilai lebih kurang Rp 100 juta. "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Dan kasus ini masih dalam penyelidikan,” tandasnya.(ra)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar