DHARMASRAYA - Sejumlah wartawan yang berencana meliput jalannya rapat gabungan antara pihak eksekutif dan DPRD dalam pembahasan Rencana Pembanguna Jangka Panjang (RPJP) Daerah, yang dilangsungkan di ruang sidang utama gedung DPRD Dharmasraya merasa kecewa. Pasalnya, saat sejumlah wartawan tengah menyimak jalannya rapat, tiba-tiba pihak DPRD mengintruksikan wartawan untuk meninggalkan ruang sidang, kemarin (21/1).
“Maaf dek, rapat ini tertutup silakan keluar,”pinta salah seorang pegawai Sekretariat DPRD.
Dalam agenda pembahasan RPJP daerah tersebut hadir sejumlah wartawan harian, yakni wartawan koran harian haluan, Koran Padang dan Dharmasraya Ekspres.
Ketua PWI Dharmasraya,Maryadi yang juga wartawan asak koran haluan,mengatakan jika memang telah diagenda bahwa sidang tersebut tertutup untuk umum, maka seharusnya ada semacam tulisan dipintu masuk ruang persidangan itu.
“Apabila rapat tertutup seharusnya bagian humas atau persidangan sekretariat DPRD membuat semacam tulisan ”Sidang tertutup untuk umum” dan ditempel di pintu masuk ruang sidang. Bukan tertutup setelah awak media masuk kedalam ruang rapat yang sebelumnya terbuka untuk umum,” ungkap Maryadi.
“Apabila rapat tertutup seharusnya bagian humas atau persidangan sekretariat DPRD membuat semacam tulisan ”Sidang tertutup untuk umum” dan ditempel di pintu masuk ruang sidang. Bukan tertutup setelah awak media masuk kedalam ruang rapat yang sebelumnya terbuka untuk umum,” ungkap Maryadi.
Menurutnya, apabila ada tulisan yang dimaksut terpampang di pintu masuk ruangan, para wartawan wajib menghormatinya. Namun jika hal itu dilakukan hanya semata lantaran ada pembahasan yang dianggap tidak layak dikomsumsi publik, dalam pembahasan yang sebelumnya diagendakan terbuka untuk umum. Maka seharusnya ada pemberitahuan terlebih dahulu.
Sementara itu wartawan harian koran padang Nofri Guntala merasa sangat kecewa atas tindakan DPRD tersebut. Katanya, pada saat saya sudah di dalam ruangan dan menyimak jalannya rapat tiba-tiba ada staf yang menyampaikan ke saya untuk meninggalkan ruangan. “Saya sangat kecewa,” kata Nofri dengan nada geram.
sidang,” tandasnya.(ra)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar