DHARMASRAYA - Persatuan dan kesatuan warga menjadi modal pembangunan daerah. Pasalnya, tanpa persatuan sulit mewujudkan semangat membangun daerah. Hal itu diungkapkan Bupati Dharmasraya H. Adi Gunawan saat memberikan arahan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Taqwa Jorong Koto Salak, Nagari Koto Salak, Kecamatan Koto Salak, Selasa (3/3).
Sementara itu, dalam ceramahnya Buya Bukhari yang memberikan tausiyah menekankan pentingnya meneladani perilaku Rasulullah untuk membangun daerah. "Ada 4 resep untuk menguatkan daerah. Yakni ilmu para ulama, pemimpin atau pemerintahan yang adil, pemurahnya para hartawan, dan doa orang duafa," tuturnya. (ist)
"Melalui kegiatan ini, mari kita tingkatkan rasa menghormati dan menghargai antar sesama warga. Jadikan momentum ini untuk menjalin silaturahim dan menguatkan ukhuwah, terlebih sesama umat Islama," ujar Bupati.
Mengawali acara itu, Bupati disuguhi makan bajamba ala Koto Salak. "Ambo alah yakin, baso kok acara di Koto Salak ko pasti ado makan basamo. Lah taragak jo gulai ikan bauang," ungkap tokoh pemekaran Dharmasraya itu disambut tawa jamaah yang memenuhi masjid.
Menurut tokoh yang baru saja meraih Kepala Daerah Inovatif Award dari Gubernur Sumbar itu, para pemimpin di nagari hendaknya memperbanyak kegiatan yang bertujuan membangun kebersamaan di kampung. "Makan basamo ini salah satu cara untuk menunjukkan keakraban sesama warga," papar Bupati.
Sementara itu, dalam ceramahnya Buya Bukhari yang memberikan tausiyah menekankan pentingnya meneladani perilaku Rasulullah untuk membangun daerah. "Ada 4 resep untuk menguatkan daerah. Yakni ilmu para ulama, pemimpin atau pemerintahan yang adil, pemurahnya para hartawan, dan doa orang duafa," tuturnya. (ist)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar