![]() |
| Sejumlah anak saat disunat oleh tim medis./nofri/dhameks |
PULAU PUNJUNG – Kegiatan sunatan massal yang diselenggarakan oleh Forum Independen Dharmasraya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan di Puskesmas Sungai Dareh, Senin (23/2), berhasil menyunatkan 26 anak dari 31 anak yang mendaftar sebagai peserta sunatan.
Perihal tersebut diketahui saat Dharmasraya Ekspres memantau berlansungnya kegiatan tersebut di lapangan.
Menurut informasi dari salah seorang pegawai Puskesmas Sungai Dareh, Ice Nan, yang pada saat itu turut membantu penyelenggaraan kegiatan sunatan masal tersebut.
“Yang mendaftar sebenarnya ada 31 orang, tapi hanya 26 orang yang berhasil disunat,” ujarnya.
Saat ditanya tentang kenapa yang 5 orang lagi gagal disunat, Ice mengatakan, ada beberapa aalsan. Diantaranya, 3 orang anak tidak bisa disunat dikarenakan ada kelainan, dan selebihnya dikarenakan faktor ketakutan pada sang anak.
”Ada beberapa orang anak mendadak menolak untuk disunat, dan tiga lagi memang tidak bisa ditangani disini karena ada hal yang membuat dia (peserta_red) tidak bisa disunat di puskesmas ini,” jelasnya.
Di lain sisi, salah seorang orang tua atau wali peserta sunatan, Yuliani, warga Sungai Rumbai mengatakan bahwa dengan diadakan kegiatan seperti ini sangat membantu untuk mereka yang kurang mampu.
”Kegiatan sunatan gratis ini sangat membantu kami yang hidup dalam kondisi ekonomi rendah pak. Jika melakukan sunat ke mantra ataupun dokter, tidak kurang kita harus menyediakan dana dari Rp 750 ribu pak. Kami sangat berterimakasih sekali kepada pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujarnya.(nof)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar