Senin, 05 Januari 2015

Mengenang Kembali Porprov XIII di Dharmasraya Porprov XIII Meninggalkan Aset 100 M Lebih

Pekan Olah Raga Tingkat Provinsi (PORPROV) Sumbar XIII di Kabupaten Dharmasraya   yang di lebih banyak orang menyebutnya sebagai PORPROV yang hebat dan sukses, telah di tutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Muslim Kasim pada tanggal 26 Desember 2014 yang lalu. Lantas apa yang tersisa dari Porprov XIII di Dharmasraya?
Dharmasraya Ekspres – Pulau Punjung
TINGGALKAN ASSET : Momentum Porprov XIII meninggalkan banyak asset, lapangan sport center yang megah saat menggelar pembukaan porprov.
Selain menjadi buah bibir masyarakat sebagai PORPROV yang hebat dan sukses yang secara berangsur-angsur sebutan itu akan hilang di telan masa, ternyata di balik itu semua ada yang lebih hebat lagi hasil dari pelaksanaan even bergengsi tingkat Provinsi Sumbar ini yaitu aset yang ditinggalkannya yang masih akan dapat dipergunakan untuk latihan dan pertandidingan olah raga di masa yang  akan datang dimana nilainya mencapai lebih dari 100 M

Berdasarkan hasil informasi yang penulis kumpulkan dari pihak-pihak yang berkompeten pengadaan bangunan dan peralatan PORPROV ini nilainya mencapai Rp.109.150.000.000,- yang terdiri dari Rp. 107.150.000.000,- yang di kelola Dinas Pekerjaan Umum (DIS PU) dan senilai Rp. 2 M di kelola oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga ( DISIKPORA)

Di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga  (DISDKPORA) Kabupaten Dharmasraya menurut Kabid Pemuda Olah Raga Andiko Jumarel, S.Pd.  aset senilai Rp. 2 M itu terdiri dari pembelian alat-alat pertandingan olah raga antara lain Ring Tinju,  2 buah perahu, sejumlah matras ( Gulat, Tekwando, Karate, Whusu,Kempo, Tarung derajat, silat, lompat tinggi ) dan lain-lain, peralatan angkat berat, peralatan menembak, karpet badminton dan payung para layang

Sementara bangunan phisik yang diadakan dan digunakan untuk menyukseskan PORPROV XIII yang diadakan oleh Dinas Pekerjaan Umum ( DIS PU) Kabupaten Dharmasraya menurut Kepala  Dis PU Ir Junaidi, MM. nilainya mencapai Rp.107.150.000.000,- yang terdiri dari Stadion Utama seluas 5,5 Ha yang megah senilai Rp. 90. M, pembangunan WC di 32 sekolah ( SD, SLTP,SLTA) yang dipakai untuk pemondokan atlit senilai  Rp. 3 M. Dan pembangunan 6 buah lapangan voli, pembangunan take of para layang, tower panjat tebing,  jembatan di lokasi lomba dayung, lapangan tembak  yang mencapai nilai Rp. 3 M serta pembangunan Hall Basket senilai Rp. 3 M, dan pembangunan Gerbang Sport Center yang cukup indah itu menelan biaya sebesar Rp. 150 juta, anggaran sebesar Rp. 107.150.000.000,- itu berasal dari  APBD Dharmasraya, ABPD Provinsi Sumbar dan dari bantuan dari PT Semen dan Bank Nagari   

Adanya bangunan phisik dan peralatan olah raga peninggalan POPROV XIII senilai 109 M lebih itu, tentunya sungguh sangat besar harganya bagi kabupaten Dharmasraya melebihi harga dari prestasi pelaksanaan PORPROV XIII yang telah diraihnya itu, terutama untuk peningkatan kegiatan latihan dan pertandingan olah raga di masa yang akan datang, bahkan tentunya diharapkan akan dapat memperbaiki prestasi nomor 8 yang di capai Kabupaten Dharmasraya dalam PORPROV XIII

Membangun dan mengadakan sarana olah raga tersebut memang mudah, tapi yang akan jadi masalah adalah memeliharanya, seperti yang sudah sama–sama ketahui bahwa sudah banyak bangunan yang telah di bangun Pemerintah untuk kepentingan masyarakat, namun tidak dirawat dan dipelihara dengan baik setelah bangunan itu ada, sehingga pada akhirnya menjadi barang yang rusak dan akhirnya tidak dapat digunakan lagi

PORPROV Sumbar XIII yang dilaksanakan di Kabupaten Dharmasraya memang telah berlalu dan belum tahu kapan akan diadakan lagi Kabupaten ranah cati nan tigo ini, tapi disamping merasa bangga dan gembira dengan Prediket PORPROV Hebat dan sukses yang telah dicapai, masyarakat Kabupaten Dharmasraya haruslah menyukuri dan merasa bertanggung jawab untuk memelihara serta menggunakan dengan sebaik-baiknya aset-aset peninggalan PORPROV Sumbar XIII   (st malanca).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar