DHARMASRAYA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dharmasraya berharap banyak pada Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), selaku salah satu unjung tombak pembangunan. Untuk tidak ada lagi kegiatan proyek molor pada anggaran tahun 2015 ini. Guna mengantispasi hal tersebut, tentunya dibutuhkan percepatan pelaksanaan program, khusunya kegiatan proyek.
“Kita berharap setiap kegiatan proyek yang telah dicanangkan dalam dokumen APBD 2015, dilaksanakan tuntas sesuai dengan anggaran yang tersedia. Artinya tidak ada proyek molor,” ungkap anggota DPRD Dharmasraya, Yosrizal, kepada Dharmasraya Ekspres kemarin.
Menurutnya, selama ini pihaknya menilai dan melihat pelaksanaan proyek menggunakan dana APBD, DAK, PPID, DPPID kerap molor dari target. Bahkan terindikasi tidak akuntabel, sehingga terjadilah silpa. Ini terjadi setiap tahun anggaran, dan ini sangat berdampak pada kualitas dan kuantitas proyek. Hal tersebut harus menjadi perhatian bagi SKPD dan instasi terkait lainnya, agar tidak terulang kembali pada anggaran tahun 2015 ini.
Untuk menunjang tidak adanya kegiatan molor tentunya harus didukung proses lelang secara cepat, tepat, transparan dan akuntabel serta perencanaan yang matang.
“Apabila proses pelaksanaan proyek cepat direspon, maka penyerapan dana pembangunan akan optimal. Selain itu, lanjutnya, masih perlu untuk sinkronisasi perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan pembangunan di semua bidang secara berkesinambungan, proporsional, dan tepat sasaran. Terutama pada proyek atau kegiatan yang menyerap dana APBD dalam jumlah besar,” sebutnya.
Anggota DPRD Dharmasraya ini juga mengingatkan untuk peningkatan pungutan pendapatan daerah, karena diketahui hasil pembahasan KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2014 realiasi PAD belum mencapai target maksimal.
“Kita berharap tidak ada proyek molor tahun 2015 ini. Para SKPD pelaksana kegiatan proyek, khususnya infrastruktur untuk lebih memperhatiakn kualitas dan kuantitas proyek. Apabila ada rekanan yang tidak bekerja sesuai spesifikasi atau kontrak harus diberi tindakan tegas," pungkasnya.(ra)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar