DHARMASRAYA - Tidak lama lagi sekolah-sekolah akan meluluskan murid-muridnya. Para murid tersebut diharapakan semuanya dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Mereka yang lulus SD diharapkan melanjutkan ke SMP, dan mereka yang lulus SMP diharapkan melanjutkan ke SMA. Demikian juga mereka yang akan menyelesaikan pendidikan di SMP diharapkan semuanya bisa masuk perguruan tinggi. Itulah sebabnya, Bupati Dharmasraya, H. Adi Gunawan minta agar mereka yang akan lulus sekolah dapat memilih sekolah lanjutan yang sesuai dengan kebutuhan, bakat dan kemampuannya.
Dalam bedah kampus yang diselenggarakan di
STIKES Dharmasraya beberapa waktu lalu, Bupati Adi Gunawan memberikan berbagai
pandangan kepada mereka yang akan menamatkan pendidikan di bangku sekolah
menengah. Menurut bupati pilihan rakyat itu, ada berbagai pertimbangan yang
harus dicermati sebelum menentukan sebuah pilihan untuk melanjutkan pendidikan.
“Coba kita telaah dulu prakiraan ke depan perkembangan daerah kita seperti apa.
Apa yang paling dibutuhkan dan kemampuan apa yang harus kita miliki. Jika ini
sudah terbaca, maka kita cari lanjutan sekolah yang dapat kita jadikan untuk
mencari pengetahuan dan keterampilan sesuai yang dibutuhkan daerah kita, atau
negeri kita ini,” jelas bupati yang akan mengakhiri masa jabatan pertamanya
pada Agustus mendatang itu.
Lebih jauh dijelaskan, pemerintahan Presiden
Joko Widodo telah menyatakan bahwa akan melakukan moratorium pengangkatan PNS,
kecuali untuk tenaga pendidikan dan kesehatan. Kemudian, tahun 2015 ini akan
diberlakukan kerjasama ASEAN yang populer disebut masyarakat ekonomi Asean
(MEA). Di Dharmasraya sendiri dalam lima tahun ke depan sangat membutuhkan
praktisi-praktisi pertanian, terutama pengolahan hasil pertanian.
“kondisi-kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan untuk menentukan
pilihan kita mau sekolah dimana setelah ini,” jelas jebolan Faperta Unand
Padang ini.
Dalam kesempatan bedah kampus yang diprakarsai
Forum Kajian Islam Mahasiswa Kabupaten Dharmasraya (Forkimas) itu bupati juga
memberi informasi, antara lain untuk memenuhi kebutuhan perguruan tinggi dan
sekolah lanjutan di Kabupaten Dharmasraya, maka Pemkab telah mempelopori
pendirian Unand III di Pulau Punjung, Akademi Komunitas. kemudian juga telah
membangun SMK di sejumlah wilayah dengan berbagai jurusan keahlian. Itu belum
termasuk berbagai perguruan tinggi swasta yang sudah mulai berdiri di
Dharmasraya. Jadi banyak pilihan yang dapat dijadikan refrensi bagi lulusan SMA
dan SMP untuk meneruskan sekolah selanjutnya.
Sementara itu, tokoh pendidikan Dharmasraya,
Dra. Hj. Elviana, M.Si., yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Amanah Ampang
Kuranji menyatakan, putra-putri Dharmasraya harus dapat melanjutkan pendidikan
lanjutan dan jangan hanya puas dengan pendidikan yang sudah ditempuhnya selama
ini. Pernyataan Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PPP itu didukung hasil
survai yang dia lakukan, bahwa sejauh ini banyak mahasiswa Dharmasraya yang
tidak menyelesaikan pendidikan dengan tuntas jika sudah sekolah atau kuliah di
luar daerah. “Ini jangan sampai terjadi lagi,” katanya.
Baik
Adi Gunawan maupun Elviana setuju, bila dalam menentukan pilihan pendidikan ini
tidak hanya berorientasi pada kebutuhan lapangan kerja, namun harus lebih luas
dari itu, yakni membekali diri dengan pila pikir progresif yang siap terjun
dalam kehidupan masyarakat yang plural. Keduanya mengibaratkan bahwa menuntut
ilmu itu hendaknya seperti tokoh Siti Hajar yang berniat mencari air untuk
anaknya. Dengan segenap daya dan upaya ia mencari air, toh akhirnya ia
mendapatkan apa yang dicarinya setelah bekerja keras dan berdoa.(ist/humas)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar